Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Jaga Diri dari Batu Ginjal oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Di Indonesia, selain kasus gagal ginjal, batu ginjal juga semakin sering dijumpai. Penyakit ini juga sering disebut batu karang dan kencing batu. Menurut para ahli, penyebab batu ginjal adalah akibat pola mengonsumsi makanan yang salah.

Namun, bila menengok sejarahnya, penderita batu ginjal telah ditemukan sejak ribuan tahun lalu. Hal itu terbukti dari hasil penemuan para ahli, jejak batu ginjal ditemukan pada mumi yang dibalsam dan berusia sekitar 7.000 tahun diMesir.

Salah satu penyebab batu ginjal adalah kelebihan kalsium. Untuk itu setiap orang dianjurkan untuk mencegah kelebihan asupan kalsium. Makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah ikan salmon, sarden, keju, susu, es krim, dan sayur kol. Makanan jenis ini mengandung lebih dari 100 mg kalsium per porsi. Sedangkan bayam, ikan kering, dan cokelat tergolong makanan yang mengandung kalsium sedang.

Selain mengurangi asupan kalsium, penderita ginjal juga dianjurkan mengurangi konsumsi garam, karena setiap peningkatan 100 mg garam dalam makanan dapat meningkatkan 25-30 mg kalsium dalam urin.

Penyebab Gagal Ginjal

Sementara itu, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan berpendapat konsumsi secara berlebihan sayur dan buah juga membebani fungsi kerja ginjal. Walaupun vitamin diperlukan tubuh, tapi jika ginjal tidak mampu mencerna dapat menyebabkan seseorang terkena gagalginjal.

Selain vitamin, makanan yang mengandung protein dan mineral juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya, daging, ikan, kacang-kacangan, garam, telur, dan susu. “Konsumsi teh berlebihan juga tidak baik. Karena selain mengandung kafein, di dalam teh ada unsur non-gizi yang mengganggu penyerapan mineral.”

Namun, Ali menambahkan, bukan berarti penderita batu ginjal tidak boleh mengonsumsi makanan mengandung vitamin, protein, dan mineral. Asalkan, pola konsumsi terutama golongan usia lanjut oleh penderita batu ginjal dibatasi agar ginjal berfungsi baik. Sebab, penderita batu ginjal juga memerlukan kandunga gizi dalam makanan untuk kesehatan tubuhnya.

Dijelaskan Ali, orang yang memiliki ginjal normal tentu dapat mencerna vitamin dosis tinggi yang memang diperlukan tubuh. Dan, orang tersebut dapat mengonsumsi vitamin 10 kali lipat lebih banyak, dibandingkan manusia yang ginjalnya tidak baik.

Karena itu terhadap orang yang memiliki ginjal kurang baik, Ali menganjurkan  agar sejak muda mengonsumsi vitamin, mineral, dan protein secara moderat (tidak lebih dan tidak kurang).

“Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki ginjal baik atau bagus, bisa dilihat dari riwayat kesehatan ayah atau ibunya. Kalau orangtua atau saudara satu darah memiliki masalah gangguan ginjal, maka ia akan berpotensi terkena penyakit tersebut,” katanya.

Menjaga Diri Dari Batu Ginjal

Ali menyebutkan, di negara-negara maju saat ini dikenal istilah konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari. Yaitu, apabila dalam sehari seseorang mengonsumsi dua kali sayuran harus diimbangi dengan tiga buah. “Itu berlaku bukan hanya untuk penderita ginjal, tapi juga untuk mengatasi penyakit kronis.”

Namun, yang sekarang terjadi di Indonesia, keluarga yang secara ekonomi baik cenderung mengonsumsi zat-zat tadi secara berlebihan, baik sadar ataupun tidak.

“Misalnya dengan makan di restoran fast food. Mungkin sekarang tidak dirasakan, tapi kalau hal itu menjadi kebiasaan akan sulit dihilangkan,” ujarnya. Ali tidak setuju dengan pendapat yang menyebutkan diet dapat menangkal batu ginjal.

Menurutnya, diet bukanlah untuk menangkal batu ginjal, tapi mengatasi ginjal agar tidak terbebani. “Diet memang memengaruhi pola makanan yang buruk menjadi lebih baik.

Tapi kalau diet bertujuan untuk mengatasi kegemukan, itu lain lagi arahnya. Karena diet hanya mengurangi kalori tubuh.”

Terhadap para penderita batu ginjal, Ali menyarankan agar mengonsumsi air putih untuk memperlancar pencernaan dan mengurangi beban ginjal. Namun terhadap penderita gagal ginjal, menurutnya, memang harus dilakukan operasi sebagai upaya penyembuhan.

Cara yang cukup efektif untuk mengatasi batu ginjal tanpa harus operasi adalah rajin mengonsumsi jeruk nipis. Kandungan sitrat jeruk nipis lokal (citrus aurantifolia swingle) bulat memiliki kandungan sitrat 10 kali lebih besar dibanding jeruk keprok atau enam kali jeruk manis.

Biasanya sitrat di dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari, maka pemberian jeruk nipis dianjurkan sesaat sesudah makan malam sehingga hasilnya lebih maksimal.

Cara pemberian jeruk nipis lokal ini bisa berupa dua buah jeruk nipis dengan diameter di atas 4,5 cm yang diencerkan dalam dua gelas air. Pemberian perasan jeruk nipis sesudah makan malam dilaporkan tidak menimbulkan keluhan lambung dan memberikan rasa kepatuhan.

Itulah tadi informasi mengenai Jaga Diri dari Batu Ginjal oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Diare tidak bisa dianggap remeh. Mengenali tanda-tanda diare sangat diperlukan, karena jika tidak ditangani dengan benar, kehilangan cairan (dehidrasi) pasca diare bisa berakibat fatal. Bahkan pada bayi, diare bisa menyebabkan kematian. Karena itu penting sekali bagi penderita diare menjaga cairan tubuh tetap stabil.

Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Putri Yuliani mngatakan mengganti cairan tubuh yang telah hilang saat diare menjadi hal utama yang harus dipahami oleh penderita. “Mengingat diare pasti akan berdampak pada hilangnya cairan tubuh yang ditandai dengan bibir kering, sulit makan dan minum, mata cekung dan lainnya, “ kata dr. Putri.

Diare bisa diartikan kondisi encernya feses dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering, misalnya lebih dari tiga kali dalam sehari. Diare juga dibagi menjadi tiga sesuai dengan frekuensi waktu derita. Diare yang muncul kurang dari 14 hari, disebut diare akut.  Selama 14 hari lebih disebut  diare persisen dan lebih dari 1 bulan disebut diare kronis.

Diare disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Sebagian besar parasit tersebar di air. Air yang terkontaminasi biasanya terjadi akibat hygiene dan sanitasi yang kurang baik. “Jadi agen penyakitnya tidak hanya dari tangan dan makanan yang kurang bersih, namun bisa dari air cuci tangan juga” ujar dr. Putri.

Dehidrasi berat juga berdampak pada sistem kerja organ lain seperti ginjal dan otak. “Komplikasi ini terjadi karena kurangnya suplai cairan dan nutrisi”, ucapnya. Apabila dehidrasi yang dialami tergolong dehidrasi berat karena disertai dengan muntah-muntah, maka risiko kematian dapat mengancam penderitanya.

Bagi penderita diare ringan sebaiknya menghindari konsumsi santan, makanan pedas dan asam, serta makanan yang mengandung protein tinggi. Jika diare tidak kunjung berkurang, segeralah kedokter untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Pencegahan Diare :

  • Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
  • Menjauhi makanan yang kebersihannya diragukan dan tidak minum air keran.
  • Memisahkan makanan yang mentah dari yang matang.
  • Memasak makanan hingga matang.

Tanda Dehidrasi pada Penderita Diare

  • Kulit dan bibir kering
  • Mata cekung
  • Muntah dan tidak nafsu makan
  • Cenderung mengantuk

Makanan yang Bisa Mengurangi Diare

  • Minum yogurt, oralit atau campuran air gula dan garam
  • Konsumsi buah pisang dan apel
  • Roti, nasi dan sereal

 

Narasumber : dr. Putri Yuliani

Dokter Umum RS Awal Bros Batam

Itulah tadi informasi dari judi slot online mengenai Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Diare tidak bisa dianggap remeh. Mengenali tanda-tanda diare sangat diperlukan, karena jika tidak ditangani dengan benar, kehilangan cairan (dehidrasi) pasca diare bisa berakibat fatal. Bahkan pada bayi, diare bisa menyebabkan kematian. Karena itu penting sekali bagi penderita diare menjaga cairan tubuh tetap stabil.

Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Putri Yuliani mngatakan mengganti cairan tubuh yang telah hilang saat diare menjadi hal utama yang harus dipahami oleh penderita. “Mengingat diare pasti akan berdampak pada hilangnya cairan tubuh yang ditandai dengan bibir kering, sulit makan dan minum, mata cekung dan lainnya, “ kata dr. Putri.

Diare bisa diartikan kondisi encernya feses dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering, misalnya lebih dari tiga kali dalam sehari. Diare juga dibagi menjadi tiga sesuai dengan frekuensi waktu derita. Diare yang muncul kurang dari 14 hari, disebut diare akut.  Selama 14 hari lebih disebut  diare persisen dan lebih dari 1 bulan disebut diare kronis.

Diare disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Sebagian besar parasit tersebar di air. Air yang terkontaminasi biasanya terjadi akibat hygiene dan sanitasi yang kurang baik. “Jadi agen penyakitnya tidak hanya dari tangan dan makanan yang kurang bersih, namun bisa dari air cuci tangan juga” ujar dr. Putri.

Dehidrasi berat juga berdampak pada sistem kerja organ lain seperti ginjal dan otak. “Komplikasi ini terjadi karena kurangnya suplai cairan dan nutrisi”, ucapnya. Apabila dehidrasi yang dialami tergolong dehidrasi berat karena disertai dengan muntah-muntah, maka risiko kematian dapat mengancam penderitanya.

Bagi penderita diare ringan sebaiknya menghindari konsumsi santan, makanan pedas dan asam, serta makanan yang mengandung protein tinggi. Jika diare tidak kunjung berkurang, segeralah kedokter untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Pencegahan Diare :

  • Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
  • Menjauhi makanan yang kebersihannya diragukan dan tidak minum air keran.
  • Memisahkan makanan yang mentah dari yang matang.
  • Memasak makanan hingga matang.

Tanda Dehidrasi pada Penderita Diare

  • Kulit dan bibir kering
  • Mata cekung
  • Muntah dan tidak nafsu makan
  • Cenderung mengantuk

Makanan yang Bisa Mengurangi Diare

  • Minum yogurt, oralit atau campuran air gula dan garam
  • Konsumsi buah pisang dan apel
  • Roti, nasi dan sereal

 

Narasumber : dr. Putri Yuliani

Dokter Umum RS Awal Bros Batam

Itulah tadi informasi dari judi slot mengenai Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kembalikan Fungsi Tubuh yang Bermasalah dengan Rehab Medik oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki gangguan kapasitas fisik ataupun kemampuan fungsional tubuh, dapat diatasi dengan rehabilitasi medik. Pengobatan ini mengandalkan terapi fisik tanpa harus mengkonsumsi obat. Tindakan rehabilitasi medik mencakup semua umur baik pria maupun wanita dengan jenis dan tingkat rehabilitasi yang berbeda-beda.

“Tindakan rehabilitasi medik yang dilakukan sesuai dengan kondisi dan keterbatasan fisik yang dialami. Jadi seorang dokter rehab medik dituntut mampu menangani pasien dengan fungsi tubuh bermasalah agar kembali mandiri”, ujar dr. Fisher Iwan, SpKFR, Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Awal Bros Batam.

Adapun kondisi yang memerlukan rehabilitasi medik itu seperti pasien penderita jantung, stroke, hernia nucleus pulposus (HNP) dan penderita penyakit paru obstruktif kronik. “Dalam tindakan terdapat satu tim yang terdiri dari berbagai macam terapi” terang dokter kelahiran Malang ini.

Tim itu terdiri dari dokter rehab medik yang akan memeriksa kondisi pasien dan membuat program perawatan yang akan dilanjutkan pihak terapi. “Jadi dalam satu tim ada dokter rehab medik, fisioterapi untuk terapi fisik dan latihan, terapi okupasi, terapi wicara, orthotik prostetik untuk pembuatan alat bantu atau ganti.

Dokter Rehabilitasi Medik

Yang membedakan dokter rehabilitasi medik dengan dokter spesialisasi lainnya dimana dokter rehab medik memandang pasien tidak saja dari segi penyakit tetapi juga dari segi fungsi dan bersifat holistic. Seorang pasien yang sudah stabil dari serangan jantung koroner misalnya, sepulang dari rawat inap mendapat resep obat hingga tekanan darah ataupun keluhan nyeri dada hilang.  Tetapi bagaimana pasien tersebut menjalani hidupnya, bagaimana pasien bisa kembali ke performa semula, kapan diperbolehkan melakukan hubungan seks, aktivitas apa saja yang diperbolehkan, bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan, dan kapan diperbolehkan bekerja kembali, menjadi tugas dokter rehab medik.

“Pasien dinyatakan sembuh apabila pasien tersebut sudah dapat beraktivitas mandiri”, ujar dokter lulusan Universitas Diponegoro ini. Hasil akhir dari rehabilitasi medic yang dilakukan  tergantung dari tingkat keparahan kondisi yang dialami dan kemampuan tim rehabilitasi yang menangani. Selain itu, motivasi dan semangat pasien menjalani terapi juga amat menentukan keberhasilan rehabilitasi medik.

“Tubuh dirancang untuk bergerak. Maka untuk menghindari penyakit yang mengganggu fungsi tubuh itu dapat dilakukan dengan mengamalkan pola hidup sehat”, ungkap dr. Fisher.

 

Narasumber

dr. Fisher Iwan, SpKFR,

Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Rumah Sakit Awal Bros Batam

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Kembalikan Fungsi Tubuh yang Bermasalah dengan Rehab Medik oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Sunat pada Anak Laki-laki, Kapan sebaiknya dilakukan? oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sunat atau sering disebut dengan khitan dan sirkumsisi adalah suatu tindakan medis membuang sebagian kulit kulup yang menempel pada kemaluan (glans penis). Dalam dunia medis, sunat ini dianggap sebagai intervensi tindakan pencegahan penyakit (infeksi dan keganasan) yang efektif. Ada banyak alasan kenapa sunat ini dilakukan, sebagaimana kita ketahui di Negara kita sunat sebagian besar dilakukan karena anjuran agama dan budaya, namun ada sunat atau sirkumsisi yang dilakukan karena alasan kesehatan.

Sunat yang kita ketahui bisa pada anak laki dan perempuan, namun yang akan dibahas lebih dalam adalah sunat untuk anak laki-laki, karena erat kaitannya untuk pencegahan penyakit. Untuk usia pelaksanaan sunat sendiri dimasyarakat biasanya melakukannya pada saat sebelum anak memasuki pubertas. Membahas mengenai waktu pelaksanaan sunat secara medis itu sendiri dibagi menjadi 2 yaitu dilakukan kurang dari 1 bulan, dan dilakukan diatas usia 1 bulan.

Tentunya sunat pada bayi baru lahir belum lazim dilakukan dinegara kita. Adapun pertimbangan sunat yang dilakukan pada saat baru lahir yang diyakini di Negara Barat adalah lebih mudah dikerjakan. Lebih murah dari segi biaya dan lebih aman, manfaat lebih besar daripada resiko tindakan.

 

Manfaat sunat bagi kesehatan

Manfaat sunat bagi kesehatan sangat banyak dan dan efektif untuk mencegah beberapa penyakit. Adapun manfaat sunat (sirkumsisi) dapat menurunkan risiko ISK (Infeksi Saluran Kemih) pada anak karena bayi usia <6 bulan risiko tinggi untuk ISK, menurunkan risiko tranmisi PMS (Penyakit Menular Seksual : HPV, HIV, Trichomonas dan HSV), menurunkan risiko keganasan Penis dan Cervix (leher rahim), mencegah kondisi phimosis (lengketnya kulup pada glans penis, paraphimosis (kulup penis yang dapat ditarik ke proksimal tidak dapat ditarik ke posisi semula dan menjepit glans penis); balanopostitis (radang pada kulup penis dan glans penis).

Adapun risiko ataupun angka komplikasi tindakan sunat ini relative kecil dibandingkan manfaat yang besar yaitu (0,19 s/d 0,6%). Komplikasi yang kerap muncul setelah prosedur seperti perdarahan, infeksi, luka, hasil kurang sempurna (terlalu banyak atau terlalu sedikit kulit yang dibuang), meatitis infeksi atau radang muara kemih. Dari jurnal kesehatan terakhir umur yang disarankan untuk dilakukan sunat yaitu satu tahun, mengingat manfaat yang sangat banyak tersebut.

 

Sunat yang dilakukan diusia dini dapat disebabkan oleh kondisi medis

Dari segi medis terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan tindakan sunat atau sirkumsisi harus dilakukan misalnya pada kondisi phimosis, kulup ketat atau lengket. Phimosis ini umum atau fisiologis ditemui pada bayi baru lahir. Kondisi ini dikatakan perlu tindakan bila terjadi pada anak usia 5 tahun. Kondisi lainnya adalah paraphimosis yaitu kulup tidak dapat kembali ke posisi semula setelah ditarik. Kondisi balanopostitis yaitu infeksi bagian kepala, penis dan kulit yang menutupinya. Kondisi terjepit resleting dimana terdapat kerusakan jaringan.

Sebaliknya terdapat beberapa kondisi dimana tindakan ini tidak bisa dilakukan yaitu kondisi web penile yaitu terdapat selaput kulit di sekitar penis. Buried penis yaitu penis tenggelam oleh jaringan kulit atau lemak sekitar. Kondisi lainnya adalah ambigu genitalia termasuk penis berukuran kecil (mikropenis) dan buah pelir tidak turun (kriptosidisme). Lalu kondisi kelainan pembekuan darah (hemophilia) dimana darah sulit membeku ketika terjadi luka. Hal-hal tersebut harus diwaspadai dan diketahui oleh orang tua dan wali anak sebelum memutuskan untuk sunat.

Sunat/khitan/sirkumsisi adalah tindakan medis yang banyak manfaatnya sudah dilakukan sejak masa sebelum masehi. Sunat dapat dilakukan pada semua usia baik dengan alasan agama, budaya, namun dari segi kesehatan disarankan untuk melakukan sunat di usia 1 tahun. Sunat sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan yang professional untuk meminimalisasi komplikasi. Orang tua tidak perlu mengkhawatirkan metode sunat oleh tenaga medis karena prinsipnya sama, hanya berbeda pada alat yang digunakan untuk memotong kulup.

 

Narasumber :

dr. Gita Anggreyni, Sp. BA

Dokter Spesialis Bedah Anak

RS Awal Bros Pekanbaru

 

Sumber gambar : Freepic

Itulah tadi informasi dari daftar poker online terpercaya mengenai Sunat pada Anak Laki-laki, Kapan sebaiknya dilakukan? oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Manajemen Stres Di Masa Pandemi Covid-19 oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Covid-19 adalah penyakit virus corona yang ditemukan pada tahun 2019 dan dilaporkan ke WHO. Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Merebaknya wabah ini pun meningkatkan jumlah kasus positif terjangkit Covid-19. Akibatnya, di seluruh dunia termasuk Indonesia mengalami dampak krisis kesehatan dan ekonomi.

Kehidupan semua masyarakat seolah terhenti karena ada pembatasan, seperti halnya sekolah, bekerja, pelayanan kesehatan, dll. Hal ini tidak dipungkiri dapat menyebabkan kepanikan, ketakutan dan kecemasan pada masyarakat. Maka dari itu, perlu buat masyarakat untuk mengelola stres disaat pandemi dan pembatasan sosial ini berlangsung.

Apa saja tanda-tanda seseorang yang mengalami stres, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini? Tanda-tandanya antara lain,

  1. memiliki rasa khawatir atau takut yang berlebihan sehingga berpikir yang tidak rasional
  2. memiliki pikiran negatif terhadap orang yang memiliki tanda-tanda penderita
  3. mencari berita mengenai Covid-19 yang berlebihan sehingga tidak dapat memilah berita yang akurat dan dapat memunculkan kecemasan yang membuat seseorang mengalami sulit tidur
  4. sakit kepala, serta sakit fisik lainnya.

Oleh sebab itu, mengatur atau mengelola stres pada masa ini sangat penting.

Manajemen stres dapat diartikan sebagai tindakan untuk mengendalikan, mengelola, mengatur stres. Stres sendiri dapat diartikan sebagai reaksi tubuh baik secara psikis maupun fisik karena adanya tekanan ataupun ketegangan dari luar.

Disaat pandemi ini yang menjadi sumber stres (stressor) adalah berita mengenai Covid-19 dan pembatasan sosial yang dilakukan oleh pemerintah yang berdampak negatif bagi masyarakat.

Stres memang tidak dapat kita hindari, melainkan bagaimana seseorang dapat meminimalisir stres tersebut sehingga masih dapat bertindak positif.

Selalu berpikir positif adalah kunci terhindar dari stres

Hal-hal yang perlu kita ketahui dalam mengelola stres antara lain adalah dengan mengenali dulu perasaan yang penuh dengan tekanan, berusaha untuk mengalihkan perhatian, melakukan kegiatan positif sehingga memunculkan perasaan positif dan mengenali respon yang efisien bagi diri sendiri.

Pada saat pandemi covid-19 ini pun ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar stres dapat dikendalikan, antara lain dengan melakukan kegiatan positif bersama keluarga dirumah, tetap mengikutin anjuran dari pemerintah, menjaga imunitas tubuh, tetap menjalin komunikasi dengan rekan atau keluarga jauh melalui aplikasi dan yang penting selalu berpikir positif.

Ketika individu mengalami stres, hal ini akan berdampak pada kesehatannya. Jika stres yang dialami individu rendah (eustress), bisa membantu untuk meningkatkan produktivitas kerja dan berdampak negatif pada kesehatan. Akan tetapi, jika stres yang dialami individu sudah tinggi dan terjadi terus menerus akan mempengaruhi kesehatan.

Ketika stres sudah menjadi kronis dan menimbulkan gejala-gejala seperti migrain, penyakit jantung dan stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, depresi, dan gangguan kecemasan. Dan akan sangat berpengaruh pada individu yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya.

Stres memengaruhi imunitas tubuh

Dalam kondisi pandemi Corona ini pun sangat wajar jika seseorang akan mengalami gejala susah tidur, mudah gelisah, sakit kepala, mual, tidak selera makan, tidak ingin melakukan aktivitas atau bahkan mengalami mimpi buruk.

Dan jika hal ini berjalan terus menerus dan berlangsung selama lebih dari 1 bulan akan menjadi stres tingkat tinggi dan jika individu mengalami gejala tersebut dapat menghubungi profesional untuk membantu mengatasinya.

Hal apa saja yang harus dihindari agar stres yang dialami tidak menjadi tinggi dan kronis terutama selama menghadapi masa pandemi ini? dapat kita lihat beberapa hal yang harus dihindari, yaitu mencari informasi sebanyak-banyaknya tanpa mengecek kebenarannya, memiliki produktivitas dan aktivitas yang rendah, dan berpikir negatif.

Hal-hal tersebut dapat memunculkan kepanikan bagi individu, sehingga akan meningkatkan stres yang juga akan mempengaruhi imunitas tubuh.

Kenali sumber stres (Stressor) yang dialami

Apa yang harus dilakukan individu untuk terhindar dari stres yang berlebih atau memiliki tingkat stres yang tinggi? Hal yang perlu disadari bagi seorang individu adalah bagaimana ia dapat mengenali sumber stres ( stressor) dan apa reaksi bagi tubuhnya, sehingga ketika individu tersebut dapat mengenalikannya maka ia akan mudah untuk mengatasinya.

Lalu yang selanjutanya adalah mengendalikan atau mengalihkan dari sumber stres tersebut. Dan yang terakhir seseorang harus melakukan kegiatan positif yang membantunya untuk selalu berpikir positif untuk meningkatkatkan daya tahan tubuh serta menjaga kesehatan.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya jika mengalami stres yang terus menerus, maka harus mengenali respon atau reaksi pada tubuh yang dapat ditandai dengan menurunnya daya tahan tubuh, mengalami kecemasan yang berlebihan dan rendahnya minat untuk beraktivitas.

Jika Anda mengalami hal tersebut ataupun orang terdekat memiliki ciri-ciri seseorang yang memiliki gejala tingkat stres tinggi dan telah berlangsung cukup lama selama masa pandemi Corona ini, maka Anda dapat berkonsultasi ke profesional. Sebab, jika ini tidak dapat tertangani dengan tepat dan cepat akan menimbulkan menurunnya kesehatan fisik dan mental seseorang.

Bagaimana menghadapi masa pandemi Corona ini? Hal penting yang dapat kita rasakan adalah untuk belajar lebih sabar. Maksudnya adalah selama masa yang penuh keterbatasan ruang gerak dan berkurangnya aktivitas kita diluar dapat membantu kita untuk meningkatkan ibadah di rumah, berpikir lebih positif dan berkumpul dengan keluarga. Dalam arti sabar ini pun kita tetap harus berikhtiar, melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.

Misalnya, berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan dan saling peduli. Hal ini pun akan membantu kita untuk mengurangi tingkat stres agar tidak menjadi stres kronis atau tinggi.

Dapat disimpulkan bagaimana seorang individu dapat mengelola, mengendalikan dan mengatur stres terutama dalam menghadapi masa pandemi Corona selama bulan Suci Ramadhan adalah dengan selalu berusaha berpikir positif, sabar, dan tentunya memiliki keyakinan atau optimis bahwa masa pandemi Corona (Covid-19) ini akan berlalu sehingga kita masih memiliki harapan yang positif untuk kedepan dan kembali melakukan aktivitas seperti sediakala.

 

Narasumber :

Feni Sriwahyuni, M.Psi., Psikolog

Psikolog RS Awal Bros Pekanbaru

Itulah tadi informasi dari poker idn mengenai Manajemen Stres Di Masa Pandemi Covid-19 oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mengenal Hipertensi oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hipertensi yang saat ini merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat kita, seringkali tidak disadari karena tidak mempunyai gejala khusus. Padahal apabila tidak ditangani dengan baik, hipertensi mempunyai resiko besar untuk meninggal karena komplikasi kardivaskular seperti stroke, jantung, atau gagal ginjal.

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg unutk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Sistolik adalah tekanan darah pada saat jantung memompa darah kedalam pebuluh nadi (saat jantung berkontraksi).

Diastolik adalah tekanan darah pada saat jantung mengembang atau relaksasi. Penderita yang mempunyai sekurang-kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai tekanan darah tinggi.

Definisi Hipertensi

Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan darah arteri sistemik ang terjadi secara terus menerus. Meskipun konsep ini jelas, tekanan darah yang menyebabkan hipertensi ditentukan secara acak berdasarkan tekanan yang yang berkaitan dengan resiko statistik berkembangnya penyakit yang terkait hipertensi.

Tekanan darah seseorang dapat diklasifikasikan berdasarkan pada pengukuran rata-rata dua kali pengukuran sebagai berikut:

Seseorang dianggap normal, jika tekanan darah sistoliknya 120 mmHg dan tekanan darah diastoliknya 80 mmHg. Dianggap prehipertensi jika tekanan darah sistolik seseorang 120-139 mmHg atau tekanan darah diastoliknya 80-89 mmHg. Hipertensi tahap I, jika tekanan darah sistolik seseorang 140-159 atau tekanan darah diastoliknya 90-99. Hipertensi tahap II, jika tekanan darah sistolik seseorang 160 mmHg dan tekanan darah diastoliknya 100.

Penyebab Hipertensi

Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dapat dibedakan menjadi: Hipertensi primer atau esensial. Penyebab hipertensi ini masih belum diketahui secara pasti penyebabnya. Tapi biasanya disebabkan oleh faktor yangsaling berkaitan(bukan faktor tunggal/khusus). Hipertensi primer memiliki populasi kira-kira 90% dari seluruh pasien hipertensi.

Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain sepeti kerusakan ginjal, diabetes, kerusakan vaskuler dan lain-lain. Sekitar 10% dari pasien hipertensi tergolong hipertensi sekunder.

Resiko relatif hipertensi tergantung pada jumlah dan keparahan dari faktor resiko yang dapat dihindari dan faktor yang tidak dapat dihindari. Faktor-faktor yang tidak dapat dihindari antara lain faktor genetika, umur, jenis kelamin, dan etnis. Sedangkan faktor yang dihindari meliputi stress, obesitas, dan nutrisi.

 

Ditinjau Oleh :

dr. Intan Rahmadani, Sp.KFR

Rumah Sakit Awalbros Ujung Batu

(di rangkum dari berbagai macam sumber)

Sumber gambar : Freepic

Itulah tadi informasi mengenai Mengenal Hipertensi oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tips Sehat Untuk Pasien Penyakit Jantung Selama Pandemi Covid-19 oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Apakah pasien penyakit jantung memerlukan vitamin khusus dalam kondisi pandemik ini? Prioritaskan untuk mencukupi nutrisi dengan gizi yang seimbang. Rutinlah mengkonsumsi buat dan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk vitamin A, C, D, dan E, selenium dan zinc.

Jika merasa kurang asupan buah dan sayur, carilah suplemen yang memiliki kandungan komposisi vitamin dan mineral seperti tersebut di atas. Pada pasien yang dianjurkan untuk restriksi jumlah cairan, tetap mengikuti saran dokter.

Olahraga apa yang paling baik untuk dilakukan?

Olahraga terbaik adalah olahraga dengan intensitas ringan â€" sedang. Tidak perlu melakukan olahraga yang melelahkan. Jika sudah terbiasa, bisa berlari, atau jalan cepat dan bersepeda santai.

Kalau sudah terlatih, boleh berolahraga melatih kekuatan otot dengan beban.

Jika berpapasan dengan orang lain di ruang terbuka (outdoor), pakailah masker saat berolahraga,

Dalam kondisi sekarang, apakah aman untuk berobat ke rumah sakit?

Rumah sakit sudah melakukan berbagai langkah agar seluruh pengunjung aman, dimulai dari pemeriksaan suhu di pintu masuk, memberi marka jarak tempat duduk/kursi penunggu, mewajibkan pemakaian masker, hingga menyediakan fasilitas air & sabun untuk mencuci tangan. Jika aturan ini diikuti, sambil terus menjaga jarak, tidak perlu kuatir untuk berobat ke rumah sakit.

Selain itu beberapa rumah sakit menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan jarak jauh (telemedicine), lewat tulisan, telepon, atau konferensi dengan aplikasi whatsapp atau zoom-meeting. Telemedicine ini sudah didukung oleh Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia dalam kondisi pandemik. Ketersediaan layanantelemedicine bisa ditanyakan ke rumah sakit setempat.

Jika saya atau teman saya memiliki gejala jantung yang mendadak (nyeri dada, sesak nafas dan keringat dingin), apakah mungkin akibat komplikasi Covid-19? Apa yang mesti dilakukan?

Dalam kondisi pandemik Covid-19, penyakit-penyakit lainnya tetap bisa terjadi. Masih ada risiko terkena demam berdarah, infeksi paru-paru (non-corona), dan juga serangan jantung, dan penyakit lainnya.

Setiap orang yang dicurigai mengalami serangan jantung mesti dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan secepat mungkin. Kekuatiran dianggap infeksi corona atau ketakuan tertular di rumah sakit tidak boleh memperlambat penderita serangan jantung mendapat penanganan, karena semakin lambat pengobatan, semakin tinggi risiko komplikasi dan kematian akibat kerusakan otot jantung.

Pemeriksaan skirining awal di garda depan rumah sakit akan mengarahkan apakah seorang pasien berkemungkinan terkena Covid-19, dan ditempatkan sesuai kondisi masing-masing.

Orang tua atau salah satu anggota keluarga saya ada yang menderita penyakit jantung. Apa yang bisa saya perbuat untuk menjaga dan menolong mereka?

Yakinkan orang tua atau saudara kita untuk tetap berdiam di rumah, kecuali untuk hal yang mendesak.

Kurangi risiko membawa virus corona ke dalam rumah. Jika Anda yang sehat mesti keluar rumah, tetaplah menjaga jarak, memakai masker dan lakukan langkah pencegahan lainnya.

Beri penghiburan dan tenangkan untuk tidak terlalu kuatir. Sebagian besar (80-85%) orang yang terinfeksi bergejala ringan-sedang, dan penyakit ini bisa sembuh.

Sebagai orang yang sehat, tetap mesti menjaga kesehatan dan kebugaran diri sendiri.

Bila seandainya ada vaksin untuk Covid-19, apakah pasien jantung aman untuk divaksinasi?

Vaksin Covid-19 adalah jawaban jangka panjang bagi manusia untuk melawan SARS-CoV-2, dan saat ini masih dalam tahap penelitian. Diperkirakan butuh waktu 18-24 bulan hingga vaksin ini bisa dikembangkan, diuji coba secara klinis, diperbanyak, dan didistribusikan.

Pasien penyakit jantung aman untuk menjalani vaksinasi, sama seperti vaksin lainnya (influenza, meningococcal, herpes, dan lain-lain). Saat ini kita menunggu dan berharap para peneliti berhasil menemukan vaksin ini secepat mungkin, sambil mengikuti anjuran pemerintah untuk social distancing dan menjaga pola hidup sehat.

 

Narasumber :

Dr. Dasdo Antonius Sinaga, SpJP (K)
Dokter Spesialis  Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi

Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.

Ketua Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PERKI) cabang Pekanbaru.

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai Tips Sehat Untuk Pasien Penyakit Jantung Selama Pandemi Covid-19 oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Sunat pada Anak Laki-laki, Kapan sebaiknya dilakukan? oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sunat atau sering disebut dengan khitan dan sirkumsisi adalah suatu tindakan medis membuang sebagian kulit kulup yang menempel pada kemaluan (glans penis). Dalam dunia medis, sunat ini dianggap sebagai intervensi tindakan pencegahan penyakit (infeksi dan keganasan) yang efektif. Ada banyak alasan kenapa sunat ini dilakukan, sebagaimana kita ketahui di Negara kita sunat sebagian besar dilakukan karena anjuran agama dan budaya, namun ada sunat atau sirkumsisi yang dilakukan karena alasan kesehatan.

Sunat yang kita ketahui bisa pada anak laki dan perempuan, namun yang akan dibahas lebih dalam adalah sunat untuk anak laki-laki, karena erat kaitannya untuk pencegahan penyakit. Untuk usia pelaksanaan sunat sendiri dimasyarakat biasanya melakukannya pada saat sebelum anak memasuki pubertas. Membahas mengenai waktu pelaksanaan sunat secara medis itu sendiri dibagi menjadi 2 yaitu dilakukan kurang dari 1 bulan, dan dilakukan diatas usia 1 bulan.

Tentunya sunat pada bayi baru lahir belum lazim dilakukan dinegara kita. Adapun pertimbangan sunat yang dilakukan pada saat baru lahir yang diyakini di Negara Barat adalah lebih mudah dikerjakan. Lebih murah dari segi biaya dan lebih aman, manfaat lebih besar daripada resiko tindakan.

 

Manfaat sunat bagi kesehatan

Manfaat sunat bagi kesehatan sangat banyak dan dan efektif untuk mencegah beberapa penyakit. Adapun manfaat sunat (sirkumsisi) dapat menurunkan risiko ISK (Infeksi Saluran Kemih) pada anak karena bayi usia <6 bulan risiko tinggi untuk ISK, menurunkan risiko tranmisi PMS (Penyakit Menular Seksual : HPV, HIV, Trichomonas dan HSV), menurunkan risiko keganasan Penis dan Cervix (leher rahim), mencegah kondisi phimosis (lengketnya kulup pada glans penis, paraphimosis (kulup penis yang dapat ditarik ke proksimal tidak dapat ditarik ke posisi semula dan menjepit glans penis); balanopostitis (radang pada kulup penis dan glans penis).

Adapun risiko ataupun angka komplikasi tindakan sunat ini relative kecil dibandingkan manfaat yang besar yaitu (0,19 s/d 0,6%). Komplikasi yang kerap muncul setelah prosedur seperti perdarahan, infeksi, luka, hasil kurang sempurna (terlalu banyak atau terlalu sedikit kulit yang dibuang), meatitis infeksi atau radang muara kemih. Dari jurnal kesehatan terakhir umur yang disarankan untuk dilakukan sunat yaitu satu tahun, mengingat manfaat yang sangat banyak tersebut.

 

Sunat yang dilakukan diusia dini dapat disebabkan oleh kondisi medis

Dari segi medis terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan tindakan sunat atau sirkumsisi harus dilakukan misalnya pada kondisi phimosis, kulup ketat atau lengket. Phimosis ini umum atau fisiologis ditemui pada bayi baru lahir. Kondisi ini dikatakan perlu tindakan bila terjadi pada anak usia 5 tahun. Kondisi lainnya adalah paraphimosis yaitu kulup tidak dapat kembali ke posisi semula setelah ditarik. Kondisi balanopostitis yaitu infeksi bagian kepala, penis dan kulit yang menutupinya. Kondisi terjepit resleting dimana terdapat kerusakan jaringan.

Sebaliknya terdapat beberapa kondisi dimana tindakan ini tidak bisa dilakukan yaitu kondisi web penile yaitu terdapat selaput kulit di sekitar penis. Buried penis yaitu penis tenggelam oleh jaringan kulit atau lemak sekitar. Kondisi lainnya adalah ambigu genitalia termasuk penis berukuran kecil (mikropenis) dan buah pelir tidak turun (kriptosidisme). Lalu kondisi kelainan pembekuan darah (hemophilia) dimana darah sulit membeku ketika terjadi luka. Hal-hal tersebut harus diwaspadai dan diketahui oleh orang tua dan wali anak sebelum memutuskan untuk sunat.

Sunat/khitan/sirkumsisi adalah tindakan medis yang banyak manfaatnya sudah dilakukan sejak masa sebelum masehi. Sunat dapat dilakukan pada semua usia baik dengan alasan agama, budaya, namun dari segi kesehatan disarankan untuk melakukan sunat di usia 1 tahun. Sunat sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan yang professional untuk meminimalisasi komplikasi. Orang tua tidak perlu mengkhawatirkan metode sunat oleh tenaga medis karena prinsipnya sama, hanya berbeda pada alat yang digunakan untuk memotong kulup.

 

Narasumber :

dr. Gita Anggreyni, Sp. BA

Dokter Spesialis Bedah Anak

RS Awal Bros Pekanbaru

 

Sumber gambar : Freepic

Itulah tadi informasi mengenai Sunat pada Anak Laki-laki, Kapan sebaiknya dilakukan? oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Waspada Komplikasi Asam Lambung, Bisa Sebabkan Kanker oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Penyakit asam lambung tidak hanya berdampak pada pada asam lambung saja, namun penyakit dengan sebutan Gastroesofageal Refluks Disease (GERD) ini, jika terlambat ditangani akan menyebabkan komplikasi hingga kanker tenggorokan.

“Masalah asam lambung memang menjadi momok bagi masyarakat modern ditengah aktivitas yang sibuk dan pola makan yang tidak teratur”, ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Saluran Cerna dan Penyakit Hati Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Arif Koeswandi, SpPD-KGEH.

Lambung atau istilah medisnya gaster merupakan kantong dibagian atas rongga perut. Selain menampung, mencerna dan melanjutkan makanan, lambung juga berfungsi sebagai pertahanan terhadap mikroorganisme berbahaya melalui produksi asam lambung (HCL) dan fungsi hormon pencernaan (endokrin).

Sementara fungsi asam lambung selain fungsi pencernaan juga dapat merangsang organ lain seperti usus, hati dan pangkreas untuk mencerna makanan. Fungsi lainnya yaitu pertahanan membunuh bakteri yang masuk bersama makanan.

“Bila produksi asam lambung berlebihan akan menimbulkan gangguan seperti sakit maag atau kalau sampai asam lambung naik menyebabkan GERD. Gejala GERD ini menyerupai rasa panas di dada seperti terbakar dan mulut terasa pahit atau asam seperti berbalik arah ke kerongkongan (regurgitasi) ”, jelas dokter spesialis penyakit dalam ini.

Asam lambung menjadi berbahaya jika meninggi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa dipicu makanan pedas, kopi, keju, coklat, makanan atau minuman yang sifatnya asam dan rokok. Kandungan nikotin dalam rokok dapat merangsang asam lambung (tinggi).

Pengobatan Pada GERD

“Untuk pengobatan pada GERD tanpa obat dapat dilakukan dengan menghindari konsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat, tetap konsumsi sayur dan buah-buahan yang tidak asam, hindari makan yang terlalu asam dan pedas, hindari stress dan konsumsi kopi, coklat dan keju,  jangan tidur dalam waktu 2 jam setelah makan, karena langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung termasuk asam lambung akan berbalik arah kembali ke kerongkongan”, ujar dokter Arif

Penderita GERD harus waspada dengan beberapa gejala, seperti sulit menelan, sakit menelan, berat badan menurun drastis, muntah darah atau buang air besar hitam seperti aspal serta pucat (anemia), harus ditindak lanjuti dengan pemeriksaan endoskopi saluran cerna atas untuk memastikan penyebab keluhan tersebut” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran/ RSUP dr Hasan Sadikin.

GERD harus cepat ditangani, karena dapat berakibat fatal. GERD yang tidak diterapi dapat menyebabkan komplikasi seperti penyempitan kerongkongan, pendarahan kerongkongan dan terjadi pembentukkan jaringan pada dinding kerongkongan yang dapat menyebabkan kanker kerongkongan.

 

Tips agar lambung tetap sehat

  1. Makan teratur
  2. Kunyak makanan sebanyak 32 kali
  3. Hindari makanan pedas
  4. Hindari minuman kopi
  5. Manajemen Stres yang baik

 

Narasumber:

dr. Arif Koeswandi, SpPD-KGEH.

Rumah Sakit Awal Bros Batam

 

Sumber gambar : Freepic

Itulah tadi informasi mengenai Waspada Komplikasi Asam Lambung, Bisa Sebabkan Kanker oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anncoulterdoc.com, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Diare tidak bisa dianggap remeh. Mengenali tanda-tanda diare sangat diperlukan, karena jika tidak ditangani dengan benar, kehilangan cairan (dehidrasi) pasca diare bisa berakibat fatal. Bahkan pada bayi, diare bisa menyebabkan kematian. Karena itu penting sekali bagi penderita diare menjaga cairan tubuh tetap stabil.

Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Putri Yuliani mngatakan mengganti cairan tubuh yang telah hilang saat diare menjadi hal utama yang harus dipahami oleh penderita. “Mengingat diare pasti akan berdampak pada hilangnya cairan tubuh yang ditandai dengan bibir kering, sulit makan dan minum, mata cekung dan lainnya, “ kata dr. Putri.

Diare bisa diartikan kondisi encernya feses dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering, misalnya lebih dari tiga kali dalam sehari. Diare juga dibagi menjadi tiga sesuai dengan frekuensi waktu derita. Diare yang muncul kurang dari 14 hari, disebut diare akut.  Selama 14 hari lebih disebut  diare persisen dan lebih dari 1 bulan disebut diare kronis.

Diare disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Sebagian besar parasit tersebar di air. Air yang terkontaminasi biasanya terjadi akibat hygiene dan sanitasi yang kurang baik. “Jadi agen penyakitnya tidak hanya dari tangan dan makanan yang kurang bersih, namun bisa dari air cuci tangan juga” ujar dr. Putri.

Dehidrasi berat juga berdampak pada sistem kerja organ lain seperti ginjal dan otak. “Komplikasi ini terjadi karena kurangnya suplai cairan dan nutrisi”, ucapnya. Apabila dehidrasi yang dialami tergolong dehidrasi berat karena disertai dengan muntah-muntah, maka risiko kematian dapat mengancam penderitanya.

Bagi penderita diare ringan sebaiknya menghindari konsumsi santan, makanan pedas dan asam, serta makanan yang mengandung protein tinggi. Jika diare tidak kunjung berkurang, segeralah kedokter untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Pencegahan Diare :

  • Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
  • Menjauhi makanan yang kebersihannya diragukan dan tidak minum air keran.
  • Memisahkan makanan yang mentah dari yang matang.
  • Memasak makanan hingga matang.

Tanda Dehidrasi pada Penderita Diare

  • Kulit dan bibir kering
  • Mata cekung
  • Muntah dan tidak nafsu makan
  • Cenderung mengantuk

Makanan yang Bisa Mengurangi Diare

  • Minum yogurt, oralit atau campuran air gula dan garam
  • Konsumsi buah pisang dan apel
  • Roti, nasi dan sereal

 

Narasumber : dr. Putri Yuliani

Dokter Umum RS Awal Bros Batam

Itulah tadi informasi mengenai Waspada dan Kenali Tanda-Tanda Diare oleh - anncoulterdoc.com dan sekianlah artikel dari kami anncoulterdoc.com, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.